Gadis Jahe Bermata Safir

Gadis Jahe Bermata Safir

Sudah teramat lama berdebu
Mimpi-mimpi itu tergolak
Dalam kejenuhan lemari-lemari jiwa
Tak begitu pelik mimpi-mimpi itu
Hanya bagai jarum ditumpukan jerami
Entah harus atau tidak
Aku sangat menginginkannya

Gadis jahe bermata safir
Lamaku ku mencarinya...

Selubung keinginan bergejolak
Meraungkan jutaan hasrat

Sudah lama ku cari...
Hingga yang kutemui adalah
Gadis Mahoni Bermata sirih
Lirihku membelalak tatapan mata ini
Ketika secuil mengecapnya
Solek-soleknya lebih indah
Dari ribuan bahasa
Itulah yang kutemui

Sudah lama ku cari...
Hingga kutemukan
Gadis nipis bermata purut
Pejam kernyitan alis ini
Ketika seserpih membelainya
Suah ceria nan segar
Bak embun pagi di atas rumput
Itulah yang kutemui

Telah ku usang dibakar asa yang putus
Mencari...
Mencari...
Mencarinya!
Dan terus mencarinya!!!

Kan ku tunggu kau
Wahai gadis jahe bermata safir ku
Niscaya kusambut kedatanganmu
Dengan untaian ribuan mawar merah merekah
Hingga jemariku tersayat dibuatnya
Entah derita atau bahagia
Akulah penikmatnya
Busuk kejujuran dibalik deritaku
Indah kebohongan dibalik bahagiaku
Apakah kau akan menumbukkan daun itu
Untuk mengobati lukaku
Wahai gadis jahe bermata safir?
Sembari ku ceritakan kisah
Seorang petani yang mencari jarum
Di tumpukkan jerami

Delusi ini semakin menyesatkanku
Menjerumuskan pada mimpi semu
Terkoyaklahku dalam ketidak-bergunaan

Sisir jari menyilakkan
Helai rambut-rambutku
Dengan berjuta harapan
Akan ku tegar menunggunya

Gadis jahe bermata safir...

Virdos - 8 Desember 2016

Postingan Populer

Gambar

Bahasa Penyair