Barzakh

Tak dapat memuntahkan sepatah katapun
Dikala sapaanpun tak terbalas dan didiamkan
Belenggu ini menjerat, merajam tubuhku
Menusuk, mencincang dan membakar isi dadaku.

Setidaknya katakan ya atau tidak.
Aku linglung dan bingung
Semua ini seakan skenario paradox
Meleburkan keyakinan dihati

Sementara kedasih terus berkicau...
Untuk apa terus menjejaki kefanaan penuh derita ini?
Telah usai perkaramu marilah beranjak ke pusaramu.
Tak perlu lagi engkau menghirup nafas realita
Didunia yang dipenuhi agony ini.
Menyedihkan...
Bahkan engkau pun tak dapat menangisi penderitaan
Beranjaklah kedalam dan menangislah
Sisi diantara surga dan neraka.

Aku bermimpi...
Aku takut akan sakitnya kematian.
Walau...
Sudah diambang
Sudah tak tertahan
Ini sudah terlalu mengerikan
Walau tiada yang pernah melihat bangkai seekor kucing
Aku ingin kicauan kedasih terdengar

Harusnya...
Tak perlu lagi mendung layaknya dulu kala.
Tak mengenal diri karena telah berubah membahagia.
Semua diremukkan oleh satu hal tabu yang terus membayangi
Katakanlah dan lupakanlah...
Tidak!!!
Air pasang itu setinggi rembulan.
Meluluh-lantakkan segalanya.
Didengarlah sabda, menuruti perintahNya
Melebur bahagia dan derita.
Hingga...
Bersujud kepadamu adalah hal mudah,
Semua tiba-tiba berbondong-bondong.
Setelah sekian lama memeluk sebuah tiang kokoh.
"Tempat salah dan dosa" akan terus digunakan.
Yaa gusti ku...
Jikapun benar, aku ingin bersenda-gurau bersamaMu atas ciptaanMu
Karena ku takut termakan oleh utusan setelah utusanMu.
Sungguh ku hanya ingin kedamaian setelah perang jiwaku
Kurasa, Engkau hanya ingin membimbingku.

Wahai tuhan...
Engkau mengajarkanku membenci tanpa membalas
Engkau mengisyaratkanku kefanaan dunia yang jelas
Akan ku bunuh perasaanku atas segalanya
Akan ku kubur derita dan bahagiaku bersamanya
Kan ku tapaki takdir yang engkau buat

Kan kucoba buktikan kesetiaan dan keyakinan
adalah hal abadi yang tak kau hilangkan.

Kini aku berada pada ujung jarum
Walau simpul kuat siap menggantungku
Aku akan tetap setia dan yakin terhadapMu
Dan sudah cukup bagiku
Melampiaskan kepasrahan ini.

Tak menunggu dan tak berharap
Aku akan terus terbang hingga langit ketujuh
Tidak ke surga atau ke neraka
Aku tetap padamu. Hingga akhir.

Virdos. K - 9 Januari 2019

Postingan Populer

Gambar

Bahasa Penyair